Mengenal Istilah Startup Dan Unicorn Di Indonesia Tahun 2019

Mengenal Istilah Startup Dan Unicorn Di Indonesia Tahun 2019

Bisnis Online, SB1M, Sekolah Bisnis Online

Mengenal Istilah Startup Dan Unicorn Di Indonesia Tahun 2019

Mengenal Istilah Startup Dan Unicorn Di Indonesia Tahun 2019

Mengenal Istilah Startup Dan Unicorn Di Indonesia Tahun 2019-Unicorn adalah merupakan istilah yang sangat familiar di dunia perusahaan rintisan atau startup. Istilah unicorn digunakan untuk mendeskripsikan perusahaan privat yang telah mengantongi valuasi lebih dari US$1 miliar. Istilah unicorn di dunia startup pertama kali diperkenalkan oleh pemodal kapital Aileen Lee pada tahun 2013. Lee menggunakan istilah unicorn untuk mendefinisikan perusahaan teknologi yang dinilai memiliki ide dan solusi tak biasa dengan valuasi lebih dari US$1 miliar. Valuasi startup merupakan nilai ekonomi dari bisnis yang digeluti suatu perusahaan rintisan. Valuasi biasanya dijadikan acuan untuk mengukur seberapa besar potensi bisnis sebuah perusahaan.

Valuasi perusahaan konvensional mempertimbangkan beberapa aspek termasuk nilai perusahaan di bursa saham, nilai dari jenis saham lain yang dimiliki perusahaan, utang perusahaan, dan uang tunai yang dimiliki perusahaan. Sementara bagi startup yang sejak tahap awal berdiri bisnis belum mendapat pemasukan atau keuntungan. Pendiri perusahaan atau calon investor akan mempertimbangkan aspek-aspek seperti jumlah dan nominal transaksi, jumlah pengguna, teknologi produk, kualitas tim, dan kompetitor.

Perusahaan yang mengantongi status unicorn berdasarkan penilaian yang dikembangkan oleh pemodal ventura dan investor yang berpartisipasi dalam putaran pendanaan. Semua unicorn sejatinya adalah startup, hanya nilainya dinilai berdasarkan potensi pertumbuhan dan perkembangan bisnis. Mengutip laporan Corporate Finance Institute (CFI), penilaian untuk dicap sebagai unicorn tidak ada kaitannya dengan kinerja keuangan masing-masing perusahaan atau data fundamental lainnya.

Perlu dicatat tidak sedikit perusahaan teknologi dunia yang sudah mengantongi status unicorn namun belum menghasilkan keuntungan. Untuk mengantongi status unicorn merupakan proses yang melibatkan berbagai pertimbangan dari banyak faktor. Termasuk perkiraan pertumbuhan bisnis satu perusahaan dalam jangka panjang.

Di samping itu, pemodal kapital dan investor kerap mempertimbagkan aspek rumit lainnya termasuk soal keberlangsungan satu model bisnis. Terlebih jika satu bisnis menjadi perusahaan pertama di suatu industri yang membuat proses penilaian menjadi semakin kompleks. Sementara di Asia Tenggara sejauh ini ada tujuh unicorn dengan empat diantaranya berasal dari Indonesia. Keempat startup unicorn tersebut antara lain Bukalapak, Gojek, Traveloka, dan Tokopedia.

Mengenal Istilah Startup Dan Unicorn Di Indonesia Tahun 2019

Sementara itu, dari 7 perusahaan unicorn di Asia Tenggara, saat ini 4 diantaranya berada di Indonesia. Perusahaan tersebut adalah Go-Jek, Traveloka, Tokopedia dan Bukalapak. Melihat karakteristik keempatnya dengan prediksi dari Google-Temasek, layaknya memang sektor e-commerce, ride hiling, dan travel memang cukup besar.

Mengenal Istilah Startup Dan Unicorn Di Indonesia Tahun 2019Startup yang berada di Indonesia saat ini Adalah :

Go-Jek

Perusahaan yang berfokus pada transportasi ini adalah perusahaan Indonesia pertama yang mendapatkan gelar Unicorn setelah menerima dana 550 juta Dollar US dari konsorsium delapan investor. Hal itu membuat Go-Jek memiliki dana total sebesar 1,75 milliar Dollar US dan menjadikannya berada di posisi stata tertinggi diantara empat Unicorn di Indonesia. Terlebih baru-baru ini Go-Jek meluncurkan layanannya di Vietnam dan Thailand sebagai gelombang pertama exspansi International. Sehingga Go-Jek memperoleh investasi sebesar 500 Juta Dollar US yang kemudian dialokasikan untuk ekspansi International.

Tokopedia

William Tanuwijaya merupakan pengusaha sukses asal Indonesia sekaligus pendiri Tokopedia yang ada di Indonesia, platform jual beli online ini sukses karena berkat kegigihannya dalam meyakinkan orang-orang untuk bergabung dengan tokopedianya pada tahun ini yang semakin meningkat terus di tahun 2019 ini.

Bukalapak

Tahun lalu, perusahaan telah mencapai penilaian lebih dari 1 miliar Dollar Amerika Serikat. Meski terlihat tidak terlalu gencar mencari pendanaan di tahun 2018, Bukalapak terakhir kali mendapat putaran pendanaan Series C pada 17 November 2018. Bukalapak baru lima kali mendapat putaran pendanaan salah satunya dari EMTEK Group di tahun 2015.Hal ini tetap membuatnya menjadi salah satu empat perusahaan baru unicorn di Indonesia.

Mengenal Istilah Startup Dan Unicorn Di Indonesia Tahun 2019-Kini Bukalapak telah berkembang dengan pesat, dan dianggap berhasil menjadi high impact enterprise di Indonesia melalui bisnis marketplace online. Bukalapak ingin mendorong para UKM agar dapat memanfaatkan teknologi seperti internet untuk dapat memperluas pangsa pasar mereka. Para UKM dapat berjualan secara profesional dengan memanfaatkan platform Bukalapak, dan tentunya dengan sistem yang lebih aman dan terpercaya baik bagi para pelapak maupun para pembeli.

Traveloka 

Kini Traveloka menjadi startup Indonesia keempat yang menjadi unicorn.Mereka mendapatkan gelar itu setelah mendapatkan suntikan dana pada tahun 2016 dan 2017 dari Expedia, East Ventures, Hillhouse Capital Group, JD.com, dan Sequoia Capital.

Traveloka mendapatkan total dana sebesar 500 juta Dollar Amerika Serikat. Tercatat 4 kali putaran pendanaan semenjak 12 November 2017. Putaran pendanaan terakhir yang dilakukan oleh Traveloka yakni pada 27 Juli 2017 dengan investor Expedia sebesar 350 juta Dollar Amerika Serikat.

Traveloka dianggap perusahaan dengan pertumbuhan tercepat yang mendapatkan gelar unicorn setelah lima tahun beroperasi. Traveloka juga resmi meluncurkan layanan terbarunya yaitu Pay Later yang memungkinkan pengguna mendapatkan perjalanan yang aman dan nyaman melalui angsuran pembayaran yang fleksibel dengan suku bunga rendah. Tak hanya itu, Traveloka kini menjadi salah satu startup Indonesia yang berekspansi ke Asia Tenggara mulai dari Malaysia, Filipina, Thailand, Singapura, hingga Vietnam.

Mengenal Istilah Startup Dan Unicorn Di Indonesia Tahun 2019

Indonesia masih menghadapi tantangan besar inklusi keuangan dan adopsi teknologi baru di tengah pesatnya pertumbuhan pengguna internet. Di saat bersamaan, startup bertumbuh pesat. Tak dapat dipungkiri, tingginya minat investasi asing adalah populasi yang besar dan jumlah pengguna internet yang terus meningkat. Besarnya pengguna internet menjadikan Indonesia perlahan-lahan bergerak menuju ekosistem ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara. Kontribusi unicorn diyakini menjadi juru selamat perekonomian karena besarnya nilai konsumsi dan investasi yang dihasilkan dari berkembangnya ekonomi digital. Karena itu, pemerintah akan mengupayakan pemansangan jaringan internet dengan bantuan teknologi high thoroughput satellite sebab tidak memungkinkan untuk menggunakan kabel serat optik.

Perusahaan modal ventura ini meletakkan fokus mereka pada perusahaan-perusahaan startup yang masih berada pada tahap awal yang bergerak di bidang teknologi, bahkan yang tidak berbasis teknologi (offline). Dengan memanfaatkan jaringan dan keahlian yang mereka miliki, Stellar Kapital membimbing startup-startup tahap awal tersebut untuk dapat bertumbuh dengan pesat di Indonesia.

Mengenal Istilah Startup Dan Unicorn Di Indonesia Tahun 2019-Untuk Belajar Tentang Startup dan Unicorn  Ini Tentunya Anda Harus Tau Apa Saja Yang Harus Dipelajari Datanglah Untuk Mengikuti perkembangan dunia digital di SB1M.

 

Free Trial Class Di SB1M KLIK DISINI 

Untuk Mendaftar Free Member  KLIK DISINI

 

Baca Artikel Sebelumnya :

Dunia Digital Marketing Yang Harus Dipahami Tahun 2019

Faktor Pendukung Perkembangan E-Commerce Tahun 2019

Membangun Digital Marketing Dan Peluang Bisnis Di SB1M

 

 

 

 

Leave a Reply